Tekanan



Beberapa kajian membuat gendang telinga saya sedikit terusik, sebab teramat sering terselip kata ujian-ujian-ujian didalamnya lalu disandingkan dengan kata sabar-sabar-sabar. Beberapa kali juga saya mengernyitkan dahi mencoba menelaah lebih dalam 2 kata yang berlainan makna tersebut. Ada apa sebetulnya.

Ternyata, orang-orang bisa jadi tidak sadar -seperti saya- atau tidak mau tahu, sebetulnya ada nikmat dan hikmah besar dari bersabar menghadapi sebuah tekanan, sebuah beban. Nikmat besar dari bersabar memeluk ujian.

Peta dunia di samping saya sungguh sangat bisa menceritakan.

Saya pikir, jika kamu anak Teknik Tambang, melihat peta ini kamu akan mengkhayal daerah mana saja yang sangat cocok untuk ditambang, paling banyak emasnya, paling potensial minyak buminya atau lain hal sebagainya. Hehe.

Baiklah, kisah ini tentang 2 batuan yang mengalami 'tekanan'. Yang satu hancur menjadi hambur pasir-pasiran dan yang satu lagi mengkristal menjelma barang dengan nilai jual tinggi. Menjadi berlian!

Kawan, sederhana saja. Agak malas aku berpanjang kalam. Tinggal kau pilih, ingin menjadi seperti apa tersebab tekanan yang hampir padamu. Hancur lebur atau tumbuh kuat. Menjadi pasir atau mengkristal.

Jika pilihanmu jatuh pada yang kedua, maka bersabarlah atas ujian itu! Dan itulah se-elok-eloknya perangai seorang mu'min.

Ingatlah, Allah yang Maha Pengasih menjanjikan, dibalik kesulitan ada -begitu banyak- kemudahan bersama jalan keluar. Bersabar dan teruslah ber-ikhtiar. Rawat api semangatmu! Jangan biarkan ia padam. Sungguh tanganku lebih siap menangkapmu ketika terjatuh.

03/Juni/2018

Komentar

Postingan Populer